Membaca bagi orang yang belum terbiasa terkadang merupakan hal yang teramat berat dilakukan. Bahkan, sebagian orang masih beranggapan bahwa dunia membaca adalah dunianya para akademis, penulis, pengamat dan sebagainya.
Namun, sebenarnya siapa pun orangnya harus rajin membaca. Karena sulit diterima akal bisa meraih kesuksesan dan keberhasilan jika tidak suka membaca. Maka membaca dapat dilakukan siapapun tanpa ada kaitannya dengan profesi.
Buku ini memberikan motivasi dan petunjuk-petunjuk untuk mengawali agar suka membaca hingga cara memilih bacaan tepat dan mengatur anggaran dana untuk bisa membeli buku. Ada beberapa tips agar cinta membaca yang ditawarkan buku ini. Pertama, lakukan gerakan-gerakan yang mengarah pada aktivitas cinta dan gemar membaca.
Misalnya, sering pergi ke toko-toko buku, perpustakaan atau ke pasar buku loak. Hal inilah yang dilakukan orang-orang Jepang sehingga negaranya dikenal sebagai negara “gila baca”. Toko-toko buku di Jepang banyak mengizinkan pembaca melakukan tachiyomi, membaca sambil berdiri meski tidak membeli. Kedua, beli dan bacalah bacaan yang disenangi guna merangsang daya tarik membaca, seperti novel, kumcer, cerita jenaka atau terserah yang kita suka.
Ketiga, mulailah dalam keadaan fun, bersikap santai dan tidak tegang waktu membaca. Bahkan, boleh juga membaca sambil ngemil makanan asal bisa membuat tertarik untuk merangsang membaca. Keempat, Bacalah bacaan sedikit demi sedikit tetapi tetap kontinu untuk menghindarkan beban berat membaca banyak sekaligus.
Kelima, jangan paksakan diri membaca jika sudah tidak “berselera” atau bete. Keenam, cobalah membaca buku selain yang kita senangi, seperti buku-buku How to untuk memperluas pengetahuan. Ketujuh, catat dan renungkan apa yang sudah dibaca agar membantu dalam memahami buku secara apik. Kedelapan, Endapkan pikiran barang sejenak, untuk kemudian melakukan pengembangan atas apa yang sudah dibaca. Siapa tahu bisa menemukan “rumus canggih” untuk kemudian ditulis. Kesembilan, segeralah menerapkan learning by doing. (hal. 71-73).
Tak hanya itu, di dalam buku ini penulis juga memberikan bocoran kriteria jenis bacaan bagus dan layak baca. Menurut Prembayun, ada dua belas kriteria bacaan bagus. Di antaranya, memiliki isi dan penyajian yang unik, mampu memacing emosi dan perasaan untuk membaca, mudah dicerna, mengandung ide-ide sehat, dapat memperluas pengetauhan, bersifat informatif dll.
Di antara masalah yang sering terjadi, ketika minat baca sudah tumbuh dan bahkan berhasil menempa diri kita menjadi book lover ‘pencinta buku’, kesulitan dalam mengatur anggaran dana untuk membeli buku terkadang menjadi kendala yang cukup pelik. Karena itu, penulis buku ini mencoba memberikan solusi ringan dengan cara mengurangi alokasi dana yang tidak begitu penting, seperti jajan-jajan. Jika hal ini juga tidak mungkin, cobalah untuk menyewa buku, baik di perpustakaan maupun di rental buku. Jika hal itu juga sulit dilakukan, cobalah untuk membuat maklumat kepada saudara-saudara atau teman-teman jika ingin memberi hadiah tolong hadiahnya buku. Jika itu juga sulit, cobalah mencari dan menggunting artikel-artikel yang ada di koran dan majalah. Intinya, jangan sampai putusnya semangat membaca.
Gagasan yang dituangkan penulis dalam buku ini barangkali akan lebih tajam dan lebih komprehensif ketika kita mengkombinasikannya dengan buku Bahaya Bangsa Tanpa Minat Baca (Dr. Sabaruddin Tain, penerbit An-Najah Press). Walaupun buku itu lebih menyoroti persentasi tingkat baca anak bangsa dan fungsi keberadaan perpustakaan, tapi analisis di dalamnya dapat digunakan untuk melihat pentingnya menumbuhkan budaya baca.
Kombinasi di antara kedua buku tersebut kiranya dapat menyadarkan kita bahwa dengan membaca kita bisa meraih kesuksesan dengan mudah dan mampu mengangkat martabat bangsa ini menjadi negara yang makin makmur, karena memiliki pakar-pakar yang siap menyelamatkan bangsa.
05 Juni 2009
Kiat Jitu Agar Gila Membaca
Diposting oleh Gerakan Membaca Rakyat Indonesia di Jumat, Juni 05, 2009 1 komentar
Label: Tak Tik Koe
19 Mei 2009
Puisi Hari Buku IV
Darinya aku belajar mengenal dunia
Mengartikan setiap hela nafas manusia
Menelusuri lorong-lorong hidup
Penuh rahasia
Darinya aku juga
Semakin tumbuh dewasa
Mengenal angka-angka
Membuka ruang-ruang cakrawala
Dan menatap dunia
Dengan segala ilmu
Yang kupunya.
Karya : Anita Saragih, 12 Mei 2009
Diposting oleh Gerakan Membaca Rakyat Indonesia di Selasa, Mei 19, 2009 0 komentar
Label: Tak Tik Koe
Puisi Hari Buku III
: Hari Buku Nasional 17 Mei
Detak-detik sejarah meringsek
Secepat tubuh menua
Tak sedikitpun terekam pikiran
Tak tersimpan tatapan mata
Generasi berganti generasi baru
Waktu berganti waktu semu
Perjalanan sejarah akan tersimpan
Rapi diatas lembaran putih buku
Generasi depan akan belajar
Dari apa yang kita buat hari ini
Karya : Jaramil BD Saragih, April 2009
Diposting oleh Gerakan Membaca Rakyat Indonesia di Selasa, Mei 19, 2009 0 komentar
Label: Tak Tik Koe
Puisi Hari Buku II
Kepada siapakah ucapan ini kusuguhkan
Aku bertanya-tanya sambil berfikir
Kalian mungkin tidak tahu
Atau pura-pura tidak ingin tahu
Aku hanya mengingatkan kalian teman
Kalau kita memang anak bangsa yang budiman
Marilah budayakan gemar membaca
Agar perayaan ini tidak sia-sia
Karya : Abdul Rahman M, Medan 10 Mei 2009
Diposting oleh Gerakan Membaca Rakyat Indonesia di Selasa, Mei 19, 2009 0 komentar
Label: Tak Tik Koe
Puisi Hari Buku I
Buku-buku tergeletak lesu
Di rak-rak yang kumal dan berdebu
Tak tersentuh
Dari waktu ke waktu
Meninggalkan cerita pilu
Ah, begitu bodohnya
Padahal kau gudang ilmu
Tempat manusia belajar mengeja dunia
Menerbangkan sayap-sayapnya
Jauh ke angkasa
Padahal kau seperti matahari
Sumber penerang
Bagi jiwa dan pikiran yang mati
Padahal kau seperti tongkat
Yang selalu memapah
Setiap langkah manusia
Menelusuri setiap riak kehidupan.
Karya : Irwan Effendi,
Diposting oleh Gerakan Membaca Rakyat Indonesia di Selasa, Mei 19, 2009 0 komentar
Label: Tak Tik Koe
21 April 2009
Teknik Membaca Cepat
Singkirkan dulu deh mitos-mitos tentang membaca.
Misalnya membaca itu sulit, tidak boleh menggunakan jari ketikan membaca, atau membaca harus perlahan-lahan deh pikiran kayak gitu.
Gantikan dengan gagasan-gagasan baru.
Misalnya membaca itu mudah, dan boleh menggunakan jari sebagai petunjuk. Dengan positive thinking seperti ini, kita akan percaa diri untuk membaca cepat.
Siapkan diri dengan menyesuaikan kondisi fisik dan mental.
Cari deh tempat yang tenang untuk membaca. Terus putar musik agar syaraf kita menjadi rileks sekaligus siap untuk mulai membaca. Kemudian pilihlah posisi duduk yang nyaman.
Melihat sekilas bahan bacaan.
Periksalah daftar isi, judul bab, huruf yang dicetak miring atau tebal, grafik maupun gambar dan semua yang tampak menonjol. Hal ini akan membantu meningkatkan pemahaman dan memperkuat ingatan.
Mulailah membaca dan usahakan untuk memahami apa yang dibaca. Caranya :
Ciptaka minat dan libatkan seluruh indra. Dengan minat yang tinggi terhadap apa yang kita baca, ditambah dengan konsentrasi penuh, akan membuat anda mudah dan cepat memahami bahan bacaan tersebut.Membaca secara aktif. Ketika membaca kita harus mendapatkan jawaban minimal atas pertanyaan 5W + 1H (what,where,when.wh,why, dan how).
Buat peta pikiran dengan membuat catatan singkat atas bahan yang udah dibaca.
Kalau perlu, gunakan jari sebagai penunjuk.
Cara ini akan membantu mempercepat gerakan mata. Juga gunakan jari untuk membaik halaman dengan cepat.
Berlatih setiap hari.
Setiap keterampilan memerlukan latihan. Luangkanlah waktu 10 menit setiap hari untuk membaca dengan menggunakan teknik-teknik di atas. Yakin dh, bakalan gampang memahami apa yang kita baca secara cepat.
Selamat mencoba.
Readmore »»
Diposting oleh Gerakan Membaca Rakyat Indonesia di Selasa, April 21, 2009 0 komentar
Label: Tak Tik Koe






